ius sanguinis

Senin, Februari 1st, 2010

Oleh Luthfi Widagdo Eddyono

Asas ius sanguinis (law of the blood) adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang berdasarkan keturunan atau mendasarkan diri pada prinsip hubungan darah (citizenship by descent). Indonesia berdasarkan UU No 62 tahun 1958 menganut asas ius sanguinis (dari garis darah ayah), tetapi kemudian dengan adanya UU No. 12 Tahun 2006, Indonesia menganut asas kewar¬ga¬negaraan campuran.

UU tersebut mengakui kewarganegaraan ganda terbatas pada anak-anak (dari pasangan kawin campur dan anak-anak yang lahir dan tinggal di luar negeri) sampai usia 18 tahun. Setelah mencapai usai tersebut, anak diberikan tenggang waktu 3 tahun untuk memilih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: